![]() |
| Bulan |
Manfaat InSight NASA
Manfaat tambahan untuk program InSight NASA adalah penggunaan teknologi inframerah pencitraan yang canggih. Teknologi inframerah ini pertama kali digunakan oleh pesawat luar angkasa Viking NASA dan pesawat luar angkasa Magellan A.S. untuk menentukan komposisi mineral di lingkungan Mars bagian dalam. Saat mempelajari bebatuan di Opportunity and Mars Science Laboratory (MSL) NASA membantu mereka menentukan kelimpahan mineral berbasis air di dalam kerak bumi. Ini memungkinkan para ilmuwan mengetahui berapa banyak material yang dibutuhkan untuk mengisi lengkungan dan cekungan di atmosfer Mars, sehingga konfigurasi interior Mars menjadi lebih baik. Pengukuran yang lebih tepat dilakukan oleh Mars Express Badan Antariksa Eropa dan misi Exosphere Badan Antariksa Eropa untuk menentukan jumlah air yang tersedia di permukaan Mars.
Meskipun misi Viking berhasil membawa batuan pertama ke permukaan Bumi, InSight NASA akan dapat memanfaatkan teknologi Viking lebih jauh dengan menemukan komposisi interior permukaan Mars. Paket sains Viking menggunakan kamera infra merah yang dirancang oleh insinyur Viking Company / Astronomer Odd Egenhammer. Kamera infra merahnya menemukan pita gelap di lapisan es kutub utara pada waktu yang kira-kira bersamaan dengan pendarat Phoenix mendeteksi karbon dioksida di atmosfer.
![]() |
| Orbit Viking |
Kunci keberhasilan InSight for Mars NASA adalah teknologi inframerah yang digunakan dalam Remote Optical Imaging Camera (RIOC). Instrumen tersebut menggunakan variasi fotografi tradisional, pencitraan termal, dan fotografi digital untuk membuat gambar resolusi tinggi dari dalam pesawat ruang angkasa. Meskipun teknologi ini relatif baru dibandingkan dengan teknologi lain yang digunakan dalam kendaraan eksplorasi ruang angkasa lainnya, teknologi ini digunakan oleh badan antariksa dari semua tingkatan untuk membangun teknologi yang lebih baik untuk memetakan interior planet. Misalnya, Space Shuttle memiliki kamera desain interior yang menghasilkan gambar dua dimensi yang terbukti penting dalam penyelidikan bencana Columbia.
GEOLOGI MARS
Komposisi batuan dan tanah di Mars akan membantu mengungkap sejarah geologi Mars. Ada dan tidaknya air juga akan ditentukan oleh teknologi infra merah. Ini karena reflektifitas batuan akan menentukan apakah ada lapisan cair dan jika demikian, kerapatan dan porositas dari cairan tersebut akan terungkap. Jika material batuan tampak terutama adalah es air, maka itu berarti air hadir dalam jumlah kecil. Namun, jika bebatuan tampaknya mengandung air dalam jumlah besar, ini menunjukkan bahwa bahan-bahan ini kering dan telah mengering melalui paparan sinar matahari yang lama dan tanpa akumulasi air.
![]() |
| orbit InSigh |
Gambar dari misi orbit InSight dan Mars menunjukkan tema berulang dari pola berulang. Ini terdiri dari garis-garis gelap yang disebut 'anyaman bakteri' dan bercak gelap atau 'cincin emas'. Meskipun mungkin tidak terlihat banyak menurut standar bumi, akumulasi mikroba ini merupakan sejumlah besar bahan organik yang diangkut dan dikumpulkan oleh paket pengumpul penjelajah. Ilmuwan mengatakan bahwa jenis bukti ini adalah bukti kehidupan masa lalu, dan bahwa mereka mencari kehidupan mikroba dalam bentuk cangkang fosil dan sejenisnya di lokasi di mana mikroba menumpuk.
Ada dua jenis desain interior. Yang pertama disebut 'studi kering' dan melibatkan penggunaan teknologi infra merah untuk mendeteksi bukti mineral. Yang kedua disebut 'erosi air' dan difokuskan untuk mencari bukti material berbasis air seperti garam batu, batu lumpur, atau ladang bukit pasir. Kedua teknik desain interior ini digunakan untuk menentukan mic atau tidak.











